vhira yaafiiera
selamat datang :) :)
Kamis, 20 November 2014
izinkan aku menatapmu,cinta!
sungguhkah engkau telah menatap cinta,hingga lekuk aura yang susah di jangkau secara kasat mata?telahkah engkau mengenal cinta hingga pada taraf makrifat yang sesunggahnya?atau ketika engakau bicara dengannya,dengan bahasa jiwa,kau dengarkan alunan tembangnya yang berisikan pujian bunga bunga,tentang keindahan perasaan!apakah kau telah mengenal cinta dalam wujud yang sebenarnya?atau kau hanya pura pura tau dan mengerti,padahal kau tak pernah tau hakikat yang sebenarnya.
Senin, 17 November 2014
saat cinta belajar bicara
Di setiap tubuhmu ada sepotong cinta yang sedang engkau dekap erat.saya-sayapnya engkau biarkan membentang antara langit dan bumi,antara kita dan mereka.kemilau bulu bulunya engkau hias dengan sutra dari surga agar kelak jika bulu itu terlepas dari jasadnya akan berguna bagi jutaan nyawa.kau pelihara cinta dengan cinta,dan terkadang kau bunuh cinta dengan cinta.hari harimu cahaya kebersamaannya,dalam senyum dan keluh..
_vhira yaafiiera
_vhira yaafiiera
karena cinta selalu tumbuh
Pada perdu dan pepohonan yang meresapkan rindu,di dalamnya cinta tumbuh,.menjangkau hari,menerobos waktu.ia tak kan tumbang oleh cuaca,tak kan lekang oleh masa.cinta akan terus tumbuh dan tumbuh.
di tempat yang sama,ia akan selalu ada.karena mata air rindu yang mengalir ke akar-akarnya memberi kehidupan.cinta terus tumbuh tiap detiknya.dan ketika matahari kembali hadir pada pagi untuk menghangatkan tubuhnya,cinta akan semakin kuat.ia akan kuat dan tegar.
sedangkan rindu menghasilkan kerja kerja nyata yang membuat cinta yang pada akhirnya menjadi raksasa.perdu dan pepohonan itu menjulang ke angkasa.seketika itu pula matahari membawa rindu mencium pipi langit.bergetar dan berdebar,harmoni serta damai.
kemudian rindu mengikat cinta,menjelma cahaya.maka teranglah semesta.maka teranglah jiwa.perdu dan pepohonan itu layu lantaran cinta tak lagi ada dalam dirinya.ia telah purnama.paripurna.
jiwa menangkap isyarat,semesta menangkap isyarat.cinta telah ada pada tiap tiap mereka.cinta membuat sebagian mereka yang mati hidup kembali.ada gerak,juga detak.
_untuk cinta,rinduku padamu..
di tempat yang sama,ia akan selalu ada.karena mata air rindu yang mengalir ke akar-akarnya memberi kehidupan.cinta terus tumbuh tiap detiknya.dan ketika matahari kembali hadir pada pagi untuk menghangatkan tubuhnya,cinta akan semakin kuat.ia akan kuat dan tegar.
sedangkan rindu menghasilkan kerja kerja nyata yang membuat cinta yang pada akhirnya menjadi raksasa.perdu dan pepohonan itu menjulang ke angkasa.seketika itu pula matahari membawa rindu mencium pipi langit.bergetar dan berdebar,harmoni serta damai.
kemudian rindu mengikat cinta,menjelma cahaya.maka teranglah semesta.maka teranglah jiwa.perdu dan pepohonan itu layu lantaran cinta tak lagi ada dalam dirinya.ia telah purnama.paripurna.
jiwa menangkap isyarat,semesta menangkap isyarat.cinta telah ada pada tiap tiap mereka.cinta membuat sebagian mereka yang mati hidup kembali.ada gerak,juga detak.
_untuk cinta,rinduku padamu..
antara luka dan cinta
suatu ketika cinta bertanya kepada sebatang pohon kurma,"mengapa kau bisa berdiri kokoh di tengah padang gersang?"."mengapa kau malah tak bisa hidup di tempat yang sejuk dan rindang ?",cinta melanjutkan.dengan tersenyum,pohon kurma menjelaskan,"mungkin kau menganggap gersang sebagai luka,mungkin kau mengindentikkan gersang dengan kesengsaraan.tapi bagiku,inilah cinta.di dalamnya aku tumbuh sebagai pohon kurma.tidak sebagai yang lainnya.justru ketika aku di tempatkan di tempat yang sejuk dan dingin,aku merasa terluka.padahal kau menganggapnya cinta"
lalu luka datang dan bertanya hal yang sama pada pohon kurma.pohon kurma memberikan jawaban yang sama."sebenarnya apa yang membedakan kami berdua?".pohon kurma tersenyum dan balik bertanya,"luka,apakah kau yakin dirimu adalah luka?cinta,apakah kau yakin dirimu adalah cinta?.
"terkadang sesuatu yang tampak sebagai luka pada hakikatnya adalah cinta.sedangkan sesuatu yang tampak sebagai cinta adalah luka".
_rafif amir
lalu luka datang dan bertanya hal yang sama pada pohon kurma.pohon kurma memberikan jawaban yang sama."sebenarnya apa yang membedakan kami berdua?".pohon kurma tersenyum dan balik bertanya,"luka,apakah kau yakin dirimu adalah luka?cinta,apakah kau yakin dirimu adalah cinta?.
"terkadang sesuatu yang tampak sebagai luka pada hakikatnya adalah cinta.sedangkan sesuatu yang tampak sebagai cinta adalah luka".
_rafif amir
Langganan:
Komentar (Atom)