vhira yaafiiera

vhira yaafiiera
selamat datang :) :)

Minggu, 28 Desember 2014

kamulah apa yang ku tulis


Walaupun tidak melihat.
Setidaknya dia melihat..
Rasa hati merasa jauh.
Sedangkan dia begitu dekat..

Dia tak butuh kesucian, sebab Dia begitu suci.
Dia takkan mengenal kotor, karna Dia senantiasa bersih.
Dia tak butuh syair, sebab Dia adalah syair terindah.
Dia tak butuh penyesalan, sebab tiada sesal baginya.
Dia tak butuh hatimu, sebab Dialah hatimu.
Dia tak butuh dirimu, sebab Dialah dirimu.

Dialah hatimu.
Dialah jiwamu.
Dialah cintamu
Dialah kamu..
Mungkin cinta itu tak bisa ku katakan..
Namun tindakan adalah perkataan..
Mungkin kau mengerti tapi kau diam..
Namun bibir mu slalu kau bungkam..
Bisakah aku ungkapkan perasaanku padamu..??
Setiap detik ku menanti.
Hingga saat bertemu dirimu lagi.
Menit demi menit hilang.
Kulalui tiada tenang.
Hati ini resah.
Hati ini gelisah.
Menanti datangnya pagi.
Menunggu datangnya esok hari.
Pertemuan denganmu.
Selalu kutunggu...

Bila bukan cinta.
Mengapa setengah hatiku menyimpan dirimu?
Bila bukan sayang.
Mengapa hari-hari ku tak lengkap tanpa kata-kata darimu?
Dan bila bukan suka.
Mengapa mataku selalu mencari kemana bayanganmu pergi?
Dan telingaku mencuri suaramu..
Lalu..
Harus ku namakan apa perasaan ini..?
Kesaksian cinta telah berdetak..
Menjauhkan kesenyapan yang membuatku lelah berdiri..
Kau telah mengajariku untuk merasakan kedamaian,
yang tak membiaskan kebahagiaanku..
Kuasa cinta di hatimu,
Telah menegaskan keagungan anugerah yang terbenam.
Sabda cinta yang tak kau luntakan kini berseru kepadaku.
Gema gema tentang dirimu, membiaskan kesenyapan yang berandai di dekatku..
Cinta kenapa kau pergi..
Cinta kenapa kau tak pernah menganggap aku ada..
Cinta kenapa kau tak pernah mengerti..
Cinta kau tau di sini diriku..
Selalu dan selalu menantimu..??

Cinta..
Akan tetap setia saat hati di sakiti..
Akan tetap tersenyum saat di bodohi..
Akan tetap memaafkan saat di bohongi..
Akan tetap menanti saat di tinggalkan..
Akan tetap menerima saat dia kembali..
Dengarkanlah nada-nada yang berpijak di jalanan terindah,
yang melukiskan aura senyummu..
Disaat aku mulai mengagumi dan mencintaimu,
Karena itulah keabadian Tuhan yang di titiskan kpdaku..
Kamulah apa yang ku tulis..

By ; someone

Tidak ada komentar:

Posting Komentar